KENAPA MASIH MENDERITA?
🍂🍂🍂🍂🍂

Karena kamu meletakkan bahagia pada “yang kamu suka”
Bukan pada “yang Allah suka”
Bahagia itu ketika ridha-Nya jadi tujuan, bukan nafsu jadi tuntutan.
“Menderita karena meletakkan bahagia pada yang kita suka” sama dengan menuhankan hawa nafsu.
Kita jadi budak keinginan sendiri.
Pas keinginan nggak keturutan → kecewa, stres, ngerasa hidup nggak adil.
Padahal yang bikin tenang itu justru saat kita bilang: “Ya Allah, aku ridha dengan takdir-Mu, berikan aku yang terbaik menurut-Mu”